MATERI SISTEM RANGKA
MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS XI SMA
 Hubungan antar tulang penyusun rangka (artikulasi)
Penyusun: Arsida Erma Avianti
                               
Persendian (Artikulasi) adalah hubungan antara dua tulang atau lebih. Terdapat persendian yang dapat digerakkan dan ada pula yang tidak dapat digerakkan.
Berdasarkan sifat geraknya, artikulasi dapat dibedakan atas :
1.      Sinartrosis (sendi mati)
Adalah hubungan antara kedua ujung tulang yang direkatkan oleh suatu jaringan ikat yang selanjutnya mengalami osifikasi sehingga tidak memungkinkan terjadinya gerakan sama sekali. Ada 2 jenis sinartrosis, yaitu :
-          Sinartrosis sinkondrosis (dihubungkan oleh tulang rawa /kartilago hialin)
-          Sinartrosis sinfibrosis/sutura (dihubungkan oleh jaringan ikat fibrosa/serabut padat).                 
2.      Amfiartrosis (sendi kaku)
Adalah hubungan antara kedua ujung tulang yang dihubungkan oleh jaringan tulang rawan sehingga memungkinkan adanya sedikit gerakan. Amfiartrosis dibedakan menjadi 2, yaitu simfisis(dihubungkan oleh kartilago fibrosa) contoh : simfisis pubis dan sendi intervertebral dan  sindesmosis (dihubungkan  jaringan ikat serabut dan ligament), contoh : sendi antara tulang betis dan tulang kering.

                      
           
      Gambar Sindesmosis   dan  Simfisis

 3.      Diartrosis (sendi sinovial yang dapat digerakkan)
Adalah hubungan antara kedua ujung tulang yang memungkinkan terjadinya gerakan secara lebih bebas. Diartrosis inilah yang dikenal sebagai persendian. Terjadinya gerakan yang bebas pada persendian dimungkinkan oleh adanya struktur khusus sebagai berikut :
Menurut arah gerakannya, persendian dibedakan menjadi :
a. Sendi peluru : hubungan 2 ujung tulang yang dapat menimbulkan gerakan ke segala arah. Contoh : antar gelang bahu dengan tulang lengan atas, dan antara gelang panggul dengan tulang paha.          

       

 Gambar  Sendi Peluru dan Sendi Engsel

b. Sendi engsel : hubungan 2 tulang yang menimbulkan gerakan searah, seperti engsel pintu. Contoh : sendi pada siku dan lutut.       
c. Sendi pelana : hubungan antara 2 tulang dimana tulang yang satu dapat bergerak ke dua arah seperti orang naik kuda di atas pelana. Contoh : hubungan antara tulang telapak tangan dengan tulang pergelangan tangan.   


                
            Gambar Sendi Pelana        

d. Sendi kondiloid atau elipsoid : hubungan antara 2 tulang yang memungkinkan gerakan berporos 2 dengan gerakan ke kiri-kanan dan ke depan-belakang. Contoh : sendi antara tulang pengumpil dan tulang pergelangan  tangan, sendi antara telapak tangan dengan ruas jari tangan.

                      
            Gambar  Sendi Kondiloid/elipsoid

e. Sendi putar : hubungan antara 2 tulang dimana ujung tulang yang satu dapat mengitari ujung tulang yang lain. Bentuk ini memungkinkan gerakan rotasi dengan satu poros. Contoh : sendi antara tulang hasta dan pengumpil, sendi antara tulang atlas dengan tulang tengkorak.
            

          Gambar  Sendi Putar

  f. Sendi geser/luncur : hubungan antara 2 tulang dimana kedua ujung tulang agak rata sehingga          menimbulkan gerakan menggeser dan tidak berporos. Contoh : sendi antar tulang pergelangan           tangan dan kaki, sendi antara tulang selangka dan belikat.
              

              Gambar  Sendi Geser/luncur       
  Sumber: http://www.ebiologi.net/2016/02/macam-macam-sendi.html

Anda dapat mempelajari materi persendian pada file PPT berikut:


Untuk memperjelas letak persendian diartrosis, anda dapat pula menyaksikan video tentang berbagai persendian yang diperagakan siswa di kelas berikut:

Anda sudah selesai mempelajari berbagai kelainan pada tulang, silakan saatnya menguji pemahaman anda dengan mengisi kuis berikut: 
            Semoga bermanfaat, salam biologi.

***